Laman

"SANDI TEKOM-C!!!!! INDONESIA" "WE LOVE AYAH" "SANDI TEKOM-C!!!!! INDONESIA"

Rabu, 26 Mei 2010

Prosedur

#include
void main(){
typedef
int ArrInt[7][7];
ArrInt A,B;
int I,J,baris,kolom,;
void baca(int b, int k, ArrInt X);
void tulis(int b, int k, ArrInt X);
printf("\nMasukkan jumlah baris:");scanf("%d",&baris);
printf("\nMasukkan jumlah kolom:");scanf("%d",&kolom);
baca(baris,kolom,&A);
baca(baris,kolom,&B);
tulis(baris,kolom,A);
tulis(baris,kolom,B);
printf("\nhasil:%d",r);
printf("\nhasil:%d",t);
}
void baca(int b, int k, ArrInt X){
int i,j,e;
for(e=1;e<=2;e++){
printf("\nMasukkan Matriks ke %d:",e);
printf("\nMasukkan Data Array adalah:");
for(i=1;i<=baris;i++){
for(j=1;j<=kolom;j++){
printf("\nX[%d][%d]:",i,j);scanf("%d",&X[j]);
}
}
}
}

void tulis(int b, int k, ArrInt X){
int i,j,e;
for(e=1;e<=2;e++){
printf("Tampilkan Data Array ke %d adalah:\n",e);
for(i=1;i<=b;i++){
for(j=1;j<=k;j++){
printf("\nX[%d][%d]: %d ",i,j,X[j]);

}
}
}
}

Fungsi dan Prosedur

* Fungsi adalah suatu jenis pembagian program kedalam bagian-bagian yang lebih kecil yang dinamakan subrutin ataupun subprogram. Yang mana pada Fungsi memiliki nilai balik ketika subrutin tersebut dipanggi. Beberapa tipe fungsi pada Fungsi berupa int, double, dan sebagainya.
* Prosedur merupakan jenis pembagian yang sama dengan Fungsi, hanya saja pada prosedur tidak menghasilkan nilai balik ketika subrutin dipanggil. Oleh karena itu prosedur sering juga disebut sebagai Fungsi tanpa nilai balik. Prosedur ditulis dengan bagian tipe fungsi berupa void (void berarti tanpa nilai balik).

b. Manfaat pengunaan fungsi :

* Mempermudah pengelolaan atau pengembangan program mengingat setiap subrutin memiliki kode yang relatif sedikit jika dibandingkan dengan kode program secara keseluruhan yang disusun tanpa melibatkan subrutin.
* Dapat digunakan untuk mengurangi jumlah kode akibat sejumlah kode yang sama digunakan beberapa kali dalam program.
* Menjadikan program lebih bersifat modular sehingga akan mudah dipahami dan dapat digunakan kembali, baik untuk program itu sendiri maupun untuk program lain yang memiliki proses yang sama.

c. Penggunaan dari fungsi :

Dalam membuat fungsi kita harus mendefenisikan tipe data dari nilai yang akan dikembalikan.

Bentuk umum dari fungsi adalah :

tipe_data nama_fungsi(nilai_parameter1, nilai_parameter2, …);

{

statemen_yang_akan_dilakukan;





return nilai_yang_akan_dikembalikan;

}

d. Fungsi dapat menghasilkan output (return value) artinya suatu fungsi terdiri dari parameter yang dapat digunakan sebagai nilai masukan dalam fungsi tersebut, nilai tersebut kemudian akan diproses oleh fungsi untuk menghasilkan sebuah nilai kembalian atau yang disebut dengan return value.

Class & Struct

Program Class
#include

class hitung
{
int x,y;

public:
void isi_nilai (int,int);
int hasil ();
};

void hitung :: isi_nilai(int a,int b)
{
x=a;
y=b;
}

int hitung::hasil()
{
return(x*y);
}

void main ()
{
clrscr ();
hitung nilai1,nilai2;
nilai1.isi_nilai(4,4);


cout<<"isinilai ="; cout<<
struct nilai
{
float nrp,uts,uas,tgs,quiz,a;
char nama[10];

};
void main()
{
clrscr();

nilai mhs ;
cout<<"nrp ="; cin>>mhs.nrp;
cout<<"nama ="; cin>>mhs.nama;
cout<<"uts ="; cin>>mhs.uts;
cout<<"uas ="; cin>>mhs.uas;
cout<<"quiz ="; cin>>mhs.quiz;
cout<<"tugas =" ; cin>>mhs.tgs;

mhs.a=(mhs.uts*0.3)+(mhs.quiz*0.1)+(mhs.uas*0.5)+(mhs.tgs*0.1);

cout<<"nilai akhir =";
cout<



getch();
}



Searching dan Shorting

/*Nama : Sandi Normansyah
Nrp : 6309072
Kelas : 1TI-01
*/


#include
#include

void main()
{
clrscr();

int a[10],d,i,j,l;

for(i=0 ; i<10 ; i++)
{
cout<<"masukan nilai indeks ke"< cin>>a[i];

}
cout<


cout<<"bilangan :";
for(j=0 ; j<10 ; j++)
{
cout< }
cout<
cout<<"data yang akan dicari :";
cin>>d;


cout<<"status :";

if(d==a[i])
{
cout<<"data tidak ditemukan ";
}
else
{
cout<<"data ditemukan ";
}

cout<
cout<<"indeks :";
for(l=0 ; l<10 ; l++)
{
if(a[l]==d)
{
cout< }
else
{
cout<<"";
}
}

getch();
}

SHORTING

• Pengurutan data dalam struktur data sangat penting untuk data yang beripe data numerik ataupun karakter.
• Pengurutan dapat dilakukan secara ascending (urut naik) dan descending (urut turun)
• Pengurutan (Sorting) adalah proses menyusun kembali data yang sebelumnya telah disusun dengan suatu pola tertentu, sehingga tersusun secara teratur menurut aturan tertentu.
• Contoh:
• Data Acak : 5 6 8 1 3 25 10
• Ascending : 1 3 5 6 8 10 25
• Descending : 25 10 8 6 5 3 1

Pointer

Pointer adalah suatu variabel penunjuk, berisi nilai yang menunjuk alamat suatu lokasi memori tertentu.

Jadi pointer tidak berisi nilai data, melainkan berisi suatu alamat memori atau null jika tidak berisi data.

Pointer yang tidak diinisialisasi disebut dangling pointer.

Lokasi memori tersebut bisa diwakili sebuah variabel atau dapat juga berupa nilai alamat memori secara langsung.


ccontoh Program:


/*nama= Sandi Normansyah
kelas= 1Ti1
nrp=6309072
*/

#include
void main ()
{
clrscr ();
int luas,panjang,lebar;
int *ptr1,*ptr2 ;
ptr1 =&panjang;
ptr2 =&lebar;

cout<<"masukkan panjangnya :";
cin>>*ptr1;
cout<<"masukkan lebarnya ;";
cin>>*ptr2;
luas=panjang*lebar;
cout<<"luasnya adalah";
cout< getch();





}